Aug 21, 2015

Hukum dan Etika Bisnis, Sebuah Renungan



BAB I
PENDAHULUAN


1.1  Latar Belakang
Wacana yang berkaitan dengan permasalahan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (Good Corporate Governance/GCG) lahir sebagai akibat dari adanya krisis ekonomi global yang berimbas pada krisis ekonomi di asia tenggara, termasuk Indonesia. Good Corporate Governance menjadi bahasan yang penting dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi dan pertumbuhan perekonomian yang lebih stabil dimasa yang akan datang. Keterpurukan luar biasa yang disebabkan peristiwa tersebut telah membuka mata bangsa ini bahwa salah satu faktor paling fundamental yang menyebabkan krisis itu terjadi tidak lain dikarenakan prinsip-prinsip GCG diabaikan atau cenderung dihindari.
Pada prinsipnya corporate governance menyangkut mengenai kepentingan para pemegang saham, perlakuan yang sama terhadap pemegang saham, peranan semua pihak yang berkepentingan (stakeholders) dalam corporate governance, transparansi dan penjelasan, serta peranan Dewan Komisaris dan Komite Audit. GCG diperlukan untuk mendorong terciptanya pasar yang efisien, transparan dan konsisten dengan peraturan dan undang-undang (Winda, 2013:pp.1-20). Pendapat ini memposisikan GCG sebagai suatu prinsip yang mencakup semua elemen, bukan hanya perusahaan secara internal namun juga pihak eksternal sebagai bagian dari secara menyeluruh dengan sistem pengelolaan suatu perusahaan.
Lebih lanjut Winda (2013:pp.1-20) menjelaskan bahwa Penerapan GCG perlu didukung oleh tiga pilar yang saling berhubungan, yaitu negara dan perangkatnya sebagai regulator, dunia usaha sebagai pelaku pasar, dan masyarakat sebagai pengguna produk dan jasa dunia usaha. Peran tiga pilar ini menjadi suatu keharusan agar penerapan dan pelaksanaan GCG bisa maksimal. Mengabaikan salahsatunya hanya akan menyebabkan penerapan ini tidak maksimal, atau bahkan cenderung melenceng dari prinsip-prinsip yang diharapkan berjalan dalam GCG.
Menjadi sebuah ironi ketika banyak negara di asia tenggara mulai bangkit dengan penerapan GCG secara maksimal, Indonesia justru tetap terpuruk karena persoalan internal dan kompetisi antar korporasi masih belum sehat. Hasil kajian Booz-Allen (dalam Kaihatu, 2006:pp.1-9) menjelaskan bahwa di Asia Timur pada tahun 1998 Indonesia memiliki indeks corporate governance paling rendah dengan skor 2,88 jauh di bawah Singapura (8,93), Malaysia (7,72) dan Thailand (4,89).  Rendahnya kualitas GCG korporasi-korporasi di Indonesia ditengarai menjadi kejatuhan perusahaan-perusahaan tersebut (Kaihatu, 2006:pp.1-9).
Tidak dipungkiri bahwa GCG telah mampu meningkatkan kinerja perusahaan. Hasil kajian Winda (2013:pp.1-20) menyimpulkan bahwa GCG secara signifikan mampu meningkatkan kinerja keuangan perusahaan yang dilihat berdasarkan ROA dan ROE. Hasil yang sama juga ditunjukkan oleh Gozali (2012:pp.38-43) dimana disimpulkan bahwa Penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) digunakan oleh perusahaan untuk meningkatkan kualitas laba dengan memperhatikan kepentingan stakeholders. Tidak jauh berbeda dengan hasil yang disampaikan oleh Suci (2013:pp.1-6) dimana disimpulkan bahwa prinsip-prinsip Good Corporate Governance bepengaruh secara signifikan terhadap kinerja perusahaan.
Selama ini, pengukuran kinerja perusahaan cenderung lebih memfokuskan terhadap sisi keuangan saja. Kecenderungan seperti ini berdampak kurang baik terhadap sustainabilitas bisnis perusahaan (Suci, 2013:pp.1-6). Fokus kajian terhadap kualitas perusahaan masih pada dimensi keuangan, sementara untuk dimensi planet dan people masih jarang dilakukan atau bahkan belum ada yang melakukan penelitian secara komprehensif. Padahal konsepsi tentang bisnis ketika dikaitkan dengan sustainabilitas selalu disandarkan pada tiga hal yaitu : Profit, Planet dan people.
Upaya untuk menumbuhkan kesadaran akan pentingnya Good Corporate Governance dan penerapannya di Indonesia telah dilakukan, baik oleh pemerintah maupun swasta. Upaya-upaya tersebut antara lain pembentukan Komisi Nasional GCG oleh kantor Menko Perekonomian dan disusunnya National Code of Good Corporate Governance atau Pedoman Nasional GCG. Lembaga pemeringkat Corporate Governance seperti Forum for Corporate Governance in Indonesia (FCGI) dan Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG) juga turut mendorong pelaksanaan GCG oleh perusahaan-perusahaan publik di Indonesia. Pada Pedoman Nasional GCG tersebut, terdapat substansi dari penerapan GCG di Indonesia. Sehingga, dari pedoman tersebut diharapkan bisa memberikan perubahan pola prilaku dan tata kelola perusahaan yang ada di Indonesia.
Upaya untuk mendorong pelaksanaan GCG di Indonesia belumlah mencapai hasil seperti yang diharapkan. Hal ini dibuktikan oleh penelitian Kaihatu, (2006:pp.1-9) bahwa dari berbagai hasil pengkajian yang dilakukan oleh berbagai lembaga riset independen nasional dan internasional, menunjukkan rendahnya pemahaman terhadap arti penting dan strategisnya penerapan prinsip-prinsip GCG oleh pelaku bisnis di Indonesia. Selain itu, budaya organisasi turut mempengaruhi penerapan GCG di Indonesia.
Lemahnya penerapan GCG di Indonesia disinyalir juga terjadi kerana penerapan GCG masih sebagian dari prinsip-prinsip yang ada dalam GCG. Hal ini sesuai dengan hasil kajian yang dilakukan oleh Andypratama dan Mustamu (2013:pp-). Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, didapati masih ada bagian dari prinsip GCG yang belum dilaksanakan, yaitu prinsip accountability dan responsibility. Diharapkan perusahaan bisa melaksanakan prinsip accountability dan responsibility yang belum terlaksana, sambil tetap mempertahankan prinsip-prinsip lainnya.
Good Corporate Governance merupakan serangkaian mekanisme yang merefleksikan suatu struktur tata kelola perusahaan yang menetapkan distribusi hak dan tanggung jawab diantara berbagai komponen yang ada di dalam perusahaan, termasuk para Pemegang Saham, Dewan Komisaris, Dewan Direksi, Manajer, Karyawan dan pihak-pihak berkepentingan (stakeholders) lainnya. Good Corporate Governance juga menegaskan filosofi bahwa pengelolaan perusahaan merupakan amanah dari berdirinya perusahaan dan oleh karenanya semua pihak yang terlibat harus berpikir dan bertindak untuk kepentingan terbaik perusahaan. Pada titik inilah pertanyaan reflektif tentang integritas, tanggung jawab dan independensi patut ditujukan kepada semua pimpinan perusahaan di Indonesia, termasuk sektor perbankan yang sejak semula memang bertopang kepada kepercayaan dan amanah masyarakat.
Paparan diatas memberikan asumsi bahwa untuk memenangkan persaingan dalam jangka panjang, perusahaan perlu untuk mengimplementasikan secara utuh Good Corporate Governance. Untuk itu perlu dikaji secara teoritis dan empiris implementasi Good Corporate Governance berdasarkan pada Panduan Umum Good Corporate Governance Indonesia. Pembahasan ini merupakan telaah kritis terhadap panduan Good Corporate Governance Indonesia dan mengkomparasikannya dengan hasil kajian empiris yang dilakukan oleh banyak peneliti terkait dengan pelaksanaan Good Corporate Governance di Indonesia.

1.2  Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian pada latar belakang, maka rumusan masalah pada kajian ilmiah ini adalah: “Bagaimana implementasi Good Corporate Governance di Indonesia berdasarkan pada hasil telaah empiris dan studi pustaka?”

1.3  Tujuan Penulisan
Tujuan kajian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana implementasi Good Corporate Governance yang didasarkan pada hasil telaah empiris dan studi pustaka di Indonesia.

1.4  Manfaat Penulisan
Kajian ini diharapkan akan memberikan manfaat:
1.        Sebagai bahan kajian pengembangan ilmu mengenai implementasi prinsip-prinsip GCG di Indonesia.
2.        Sebagai bahan pertimbangan dan sumbangan pemikiran dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip  Good Corporate Governance.
3.        Sebagai bahan masukan bagi kalangan yang akan melakukan penelitian lebih lanjut dengan topik yang berhubungan dengan penelitian ini.

1.5  Metode Penulisan
Penelitian ini berbentuk penelitian kepustakaan (library research). Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode analisis deskriptif. Analisis deskriptif adalah suatu metode dengan jalan mengumpulkan data, menyusun atau mengklasifikasi, menganalisis, dan menginterpretasikannya (Natsir:1999).  dengan tahapan-tahapan mengumpulkan data, klasifikasi data dan evaluasi terhadap data sesuai dengan teori.

Aug 9, 2015

Forum Ekonomi Dunia

Sipapun akan bertanya bagaimana masa depan dunia? banyak prediksi berdasarkan ausmsi-asumsi baik berdasarkan sains maupun sekedar menerka, tetapi tidak banyak yang mencoba untuk memahami dari perspektif agama dan kepercayaan manusia hingga saat ini. Untuk lebih detai mengenai World Economic Forum bisa di cek di alamat ini

Sep 2, 2012

ACDSee Pro v5.3.168 Incl. Keygen-BRD

ACDSee is the essential application for acquiring, organizing, viewing, enhancing and sharing your digital photos and other media files. ACDSee’s Browser lets you copy photos from your camera to your computer, categorize and rate your files, and manage photo collections of any size – from a few hundred to a few hundred thousand. Choose to view thumbnail previews of any size, or use a detailed list of file properties to sort your files. Can’t find a particular photo? No problem – ACDSee includes a variety of powerful searching tools and a Compare Images feature to eliminate duplicates.
Features:
  • Ground-breaking image processing workflow
  • Convenient FTP uploader
  • Free online photo sharing
  • SMTP e-mail support
  • Enhanced intuitive interface
  • Flexible non-destructive processing presets
  • Improved noise reduction
  • Vibrance image processing tool
  • Advanced Color image processing tool
Download : ACDSee.Pro.v5.3.168.Incl.Keygen-BRD | Mirror
www.9down.com 

Jul 2, 2012

BB Unlocker


Here is a new tool we have in order to generate the unlock code faster for some Blackberrys.
Very Easy to do:
Step 1: Download the MEP-Reader  ==> MEP Reader
Step 2: Download & Install Blackberry Drivers ==> Driver USB Desktop Sofware
Step 3: Start Blackberry Mep Reader and Click Read Phone.
Step 4: Connect your Blackberry to the computer using original USB cable.
Step 5: You will see your IMEI and MEP Data displayed.

To Unlock use your IME and your MEP into this tools bbunlocker.zip

Nov 2, 2011

Menghapus Akun Facebook


Delete account facebook permanent!
https://www.facebook.com/help/contact.php?show_form=delete_account
info buat tement-temen yang mau menghapus account fb permanen

syaratnya setelah di nonaktivkan kita diminta untuk menunggu 14 hari. jadi selama 14 hari kita tidak boleh membuka atau menggunakan account kita untuk login.....!

May 26, 2011

Konspirasi Illuminati

Kata Illuminati sering banget terdengar bagi penggemar karya Dan Brown ataupun adaptasinya dalam film. Banyak orang meyakini bahwa organisasi Illuminati ini telah merasuki berbagai badan penting dii dunia ini, tak terkecuali dunia entertainment. Banyak artis yang dihubungkan dengan organisasi ini seperti Jay-Z dan kekasihnya Beyonce, Lady GaGa, Rihanna, Michael Jackson, dan Christina Aguilera.. Di Asia, Narsha dan SHINee mewakili area Asia Timur, sedangkan di Indonesia, Ahmad Dhani dipercaya sebagai seorang Yahudi yang tak lain merupakan bagian dari Illuminati.

Sebenarnya apa sih Illuminati itu? Bagaimana mulanya konspirasi ini terbentuk?

Konspirasi Illuminati merupakan teori konspirasi yang menyatakan bahwa ada komunitas pesohor internasional yang mengendalikan dunia, atu berusaha mengendalikan dunia. Dalam buku dan film, konspirasi Illuminati telah populer, namun masih merupakan sebuah kultus fiksi.

Pendeknya, Illuminati dimulai sebagai komunitas rahasia dibawah arahan pendeta Jesuit. Kemudian, satu dewan yang terdiri dari lima orang pada tiap sudut pentagram membentuk sesuatu yang disebut Peramal Kuno dan Tercerahkan Bavaria (The Ancient and Illuminated Seers of Bavaria). Mereka merupakan Freemason Luciferian tingkat tinggi, keseluruhannya dibaptis dalam disiplin mental mistis ketimuran, mencoba mengembangkan kekuatan super dalam benak mereka. Pernyataan rencana dan tujuan mereka adalah kekuasaan dunia di tangan pimpinan mereka (di mana kenyataan mengenai pimpinan mereka ini juga tidak jelas, dan bervariasi di antara mereka yang mempercayai keberadaan Illuminati). Illuminati mmenyatakan bahwa mereka akan menjadi kekuatan utama yang menggerakan pemerintahan dunia, sebagai etika satu agama dunia, dan memusatkan sistem ekonomi dunia.  Organisasi seperti PBB, IMF, Bank Dunia dipandang sebagai kaki-kaki Illuminati. menurut konspirasi Illuminati, Illuminati merupakan kekuatan di belakang usaha pencucian otak yang ditujukan untuk pembodohan massal melalui kontrol pemikiran dan manipulasi kepercayaan, melalui media massa, kurikulum pendidikan, dan kepemimpinan politik suatu bangsa.

Illuminati dipercaya memiliki pimpinan elit tersendiri, yang merupakan tokoh-tokoh penting yang mengendalikan sebagian besar Bank ternama di dunia. Mereka mengatur inflasi, resesi, depresi, dan memanipulasi pasar dunia, mendukung pemimpin tertentu dan kudeta, dan menggerogoti pihak-pihak lain untuk bisa mencapai tujuan mereka. Tujuan Illuminati adalah untuk menciptakan dan mengatur krisis yang pada akhirnya akan meyakinkan masyarakat bahwa globalisme, dengan kendali ekonomi terpusat dan etika agama satu dunia, merupakan solusi yang diperlukan atas bencana-bencana dunia. Bentuk ini, yang biasa disebut Aturan Dunia Baru (The New World Order), tentu saja akan dikuasai oleh Illuminati.

Apakah Illuminati memiliki dasar Kristen atau Injili? Mungkin saja. Ada begitu banyak ramalan akhir masa dalam Injil yang diintepretasikan oleh sebagian besar pemerintah satu dunia akhir masa, sistem ekonomi satu dunia, dan agama satu dunia. Banyak penafsir ramalan Injil yang melihat 'Aturan Dunia Baru' ini dikendalikan oleh antikristen, messiah palsu akhir jaman. Jika Illuminati dan The New World Order memiliki validitas, dan benar-benar terjadi, bagi penganut Kristen, ada fakta yang harus diingat. Tuhan mengijinkan segala ini terjadi, dan ini semua merupakan bagian dari rencaNya.

(I'm not a Christian though.....)

Apa pun pengaruh yang mereka bawa, semua tergantung pada keyakinan kita. Jika kita teguh pada pendirian kiita, pengaruh yang diberikan oleh siapa pun tidak akan memberikan dampak bagi kita. Terlebih bagi mereka yang beragama, just believe in your faith, maka Illuminati (yang mungkin ada) tidak akan punya daya apa-apa pada prinsip kita.

Mar 10, 2011

ASUS M2N68-AM PLUS Overclocking

Test setup


Processors Athlon II X2 240
Phenom II X3 710
Motherboard I ASUS M2N68-AM PLUS
Motherboard II ASUS M4A78-VM
Motherboard II M4A785D-M PRO
CPU Coolers AMD stock cooler
Cooler Master Hyper TX3 (one fan)
Hard disk 1 TB Samsung SpinPoint F3 HD103SJ
Memory OCZ Platinum 2X 2048MB DDR2 PC2-8500 Corsair 2X1024MB DDR2 667MHz
Video Card XFX Radeon 3650
OS Vista home Premium 32 bit
Windows 7 home premium 64 bit


Overclocking

The following table summarizes BIOS settings with an
athlon II X2 240 and Corsair 2X1024MB DDR2 667MHz.

CPU/HT reference clock min 200MHZ - max 200MHZ
PCIE min 100MHZ - max 150MHZ
Processor Frequency Multiplier min 8X - max 14X (with the Athlon II X2 240)
CPU Over Voltage Standard, + 50Mv, +100Mv
DRAM Timing Mode Click here to view the DRAM Timing Mode
Memclock mode min 200MHZ - max 533MHZ
Memory Over Voltage [AUTO][Min 1.850000V][Max 2.24375V]
Chipset Over Voltage Auto, +50Mv, +100Mv +150Mv


The athlon II X2 240 is no black edition and therefore has a locked multiplier, so we had to use the base clock to overclock it, we couldn't adjust the HT link because there are no BIOS settings for it.
This motherboard was very hard to overclock, even after placing a Coolermaster Hyper TX3 and setting the CPU voltage to MAX (+100Mv) we couldn't get our Athlon II 240 any higher than 3.06 GHz with a 219MHZ BCLK, this is an increase of only 9.5% !
In the BIOS there is a possibility to set the CPU Overclocking to [Overclocking Profile]. In that case the Overclocking Options are [Auto][Overclock 3%][Overclock 5%][Overclock 7%].
Usually (with other ASUS motherboards) the options are 10%, 20%, 30%, this shows that this mobo was not designed for (extreme) overclocking.

Source http://motherboards-reviews.com/ASUS/socket_AM3/M2N68-AM_PLUS/ASUS_M2N68-AM_PLUS_test_setup.html

Tulisan Baru

Jamur Tiram peluang dan manfaatnya

  Jamur tiram merupakan salah satu tanaman yang dapat tumbuh dengan mudah pada media kayu lapuk, dapat dikonsumsi serta bernilai ekonomi. ...